• sns_01
  • sns_02
  • sns_03
  • sns_04
  • sns_05

Bagaimana cara menggunakan pensil alis untuk mengisi alis dengan benar?

Pekerjaan persiapan
Bersihkan alis Anda: Bersihkan alis Anda dengan pembersih lembut untuk menghilangkan kotoran, minyak, dan sisa makeup, pastikan alis Anda bersih dan segar agar pensil dapat menempel lebih baik.
Pangkas milikmualisSisir alis Anda searah pertumbuhannya, lalu gunakan gunting alis untuk merapikan alis Anda. Untuk bulu alis yang lebat, Anda bisa mencabutnya dengan pinset, tetapi berhati-hatilah agar tidak mencabutnya terlalu banyak, sehingga tidak merusak bentuk alis.
Pilih sebuahpensil alisPilihlah pensil alis dengan warna dan tekstur yang tepat berdasarkan warna kulit, warna rambut, dan kondisi alis Anda. Secara umum, rambut hitam dapat memilih warna hitam atau gelap.pensil alis abu-abuRambut cokelat cocok menggunakan pensil alis berwarna cokelat muda hingga cokelat tua; alis tipis cocok menggunakan pensil alis dengan inti tipis, alis tebal dapat menggunakan pensil alis ujung datar atau bedak alis.
Langkah pengisian
Tentukan bentuk alis: Gunakan pensil alis untuk sedikit menggariskan bentuk alis. Anda bisa mulai dari pangkal alis, mengikuti arah pertumbuhan alami alis, dengan lembut menggambar garis tipis ke arah ujung alis untuk menentukan posisi dan bentuk ujung alis. Biasanya, panjang alis harus berada pada garis perpanjangan antara sayap hidung dan sudut luar mata.

pensil busur mata Cina (2)
Mengisi alis: Mulai dari bagian bawah alis, gunakan pensil alis untuk menggambar garis pendek miring ke atas untuk meniru arah pertumbuhan alami alis dan mengisi alis. Warna alis sebaiknya terang, garisnya tipis, dan teknik "Z" dapat digunakan untuk mengisi alis agar terlihat lebih alami.
Isi bagian tengah dan ujung alis: Mulailah dari bagian tengah alis, yaitu bagian pinggang, dan isi bagian ujungnya. Bagian alis ini biasanya lebih tebal, sehingga warnanya dapat diperdalam dengan tepat. Gunakan pensil alis untuk mengisi satu goresan demi satu, searah dengan pertumbuhan alis, dengan garis yang konsisten, berhati-hati agar tidak mengisi terlalu tebal. Warna ujung alis adalah bagian tergelap dari seluruh alis, tetapi perhatikan juga transisi yang alami, jangan sampai membentuk blok warna yang mencolok.
Baurkan secara alami: Gunakan kuas alis atau jari untuk membaurkan alis yang telah diisi, sehingga warna pensil alis dan alis menyatu secara alami, untuk menghindari bekas sapuan kuas yang terlihat jelas. Sisir alis secara perlahan dari pangkal alis agar alis terlihat lebih alami dan lembut.
Penyesuaian bentuk alis: Amati bentuk dan warna alis secara keseluruhan, dan sesuaikan area yang kurang memuaskan. Misalnya, jika Anda merasa warnanya terlalu terang di beberapa area, Anda dapat mengisi beberapa garis; jika warnanya terlalu gelap, Anda dapat mencelupkan kuas alis ke dalam sedikit bedak tabur dan menyikatnya secara perlahan untuk mengurangi konsentrasi warna. Pada saat yang sama, periksa apakah kedua alis simetris dan lakukan penyesuaian halus agar kedua alis tetap konsisten.
Hal-hal yang perlu diperhatikan
Tekniknya harus ringan: saat menggunakan pensil alis untuk mengisi alis, hindari menggunakan terlalu banyak tekanan, agar tidak menggambar garis yang terlalu tebal atau tumpul dan merusak efek alami riasan alis.
Lakukan beberapa kali: saat mengisi alis, ikuti prinsip beberapa kali, setiap kali mengambil warna pensil alis jangan terlalu banyak, lakukan beberapa kali pengisian untuk mencapai warna dan kepadatan yang ideal, sehingga Anda dapat lebih mengontrol warna dan bentuk alis, untuk menghindari pengisian yang berlebihan dan tidak dapat diubah.
Pertahankan kesan alami: Isi alis sesuai dengan arah pertumbuhan dan bentuk alaminya, dan usahakan untuk mempertahankan rambut asli alis agar riasan alis terlihat lebih nyata dan alami.


Waktu posting: 03-03-2025
  • Sebelumnya:
  • Berikutnya: