Dari segi preferensi permintaan, menurut statistik dari kuartal pertama tahun 2023, preferensi untuk pelembap dan pelembab (79%) melebihi dua fungsi populer lainnya yaitu pengencangan dan anti-penuaan (70%) serta pemutihan dan pencerahan (53%), sehingga menjadi permintaan kelompok konsumen yang paling banyak diminati dalam perawatan kulit. Hal ini menunjukkan bahwa ruang lingkup pengembangan pelembap dan pelembab di pasar kecantikan dan perawatan kulit di masa mendatang mungkin sangat luas.
1. Melembapkandan melembapkan: landasan utama perawatan kulit multi-efek.
Melembapkan dan menjaga kelembapan kulit sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit. Bahan-bahan penting yang terkandung di dalamnya antara lain asam amino, asam hialuronat (asam hialuronat/natrium hialuronat), alpukat, truffle, kaviar, ragi bifida, tea tree, dan lain-lain.
Penelitian menunjukkan bahwa kandungan air juga merupakan faktor penting yang memengaruhi kehalusan, elastisitas, dan kelembutan kulit. Biasanya kandungan air pada stratum korneum berkisar antara 10 hingga 20%. Ketika kandungannya kurang dari 10%, kulit cenderung kering, kasar, dan keriput, mengalami ketidakseimbangan air-minyak, sensitif, dan penuaan dini. Justru karena alasan inilah pelembap dan penghidrasi menjadi fungsi paling umum dari produk perawatan kulit, dan juga merupakan tren yang selalu populer di pasar perawatan kulit.
2. Penguatan dananti penuaanTren peremajaan dan anti-penuaan tak tertahankan.
Seiring dengan semakin beragamnya kebutuhan perawatan kulit, kebutuhan akan pengencangan dan anti-penuaan secara bertahap menjadi semakin spesifik. Kebutuhan perawatan kulit utama bagi mereka yang ingin anti-penuaan adalah mengurangi garis-garis halus, yang mencapai sekitar 23%; kebutuhan untuk mengatasi kulit kuning gelap (18%), kulit kendur (17%), dan pori-pori besar (16%) juga relatif menjadi fokus utama.
Bahan-bahan penting untuk pengencangan dan anti-penuaan meliputi mutiara, mawar, kolagen, anggur, teh hijau, kamelia, Bose, berbagai peptida, tokoferol/vitamin E, astaxanthin, ragi bifid, dll.
3. Memutihkandan mencerahkan: pengejaran terus-menerus dari orang-orang Oriental
Berdasarkan obsesi masyarakat Oriental terhadap pemutihan, produk pemutih dan pencerah kulit telah lama menjadi tren utama di pasar perawatan kulit. Bahan-bahan yang terkenal antara lain bunga sakura, niacinamide, lidah buaya, anggrek, delima, sarang burung walet, asam askorbat/vitamin C, arbutin, asam traneksamat, tea tree, fullerene, dan lain-lain.
Karena keinginan yang kuat untuk memutihkan dan mencerahkan kulit, essence dengan daya penetrasi yang tinggi dan nutrisi yang kaya telah menjadi pilihan utama konsumen di antara banyak kategori. Toner yang perlu digunakan secara rutin setiap hari juga merupakan salah satu kategori yang disukai oleh orang-orang yang menginginkan kulit putih, menunjukkan bahwa konsumen cenderung menjadikan pemutihan dan perawatan kulit sebagai rutinitas harian, dengan harapan mencapai efek kumulatif melalui penggunaan yang lebih sering.
4. Kontrol oli danmenghilangkan jerawatTahan lama dan stabil, menjadi pilihan utama bagi konsumen.
Karena bahan-bahan asam yang terkenal seperti asam salisilat dan asam buah mendominasi pasar perawatan jerawat, orang-orang yang berjuang melawan jerawat pada dasarnya telah menguasai solusi jerawat yang relatif efektif yaitu "penghilangan asam". Namun, karena sifat pengelupasan dari bahan-bahan asam dapat menipiskan lapisan kulit, metode penghilangan jerawat ini juga dapat dengan mudah menimbulkan risiko dan masalah kulit baru.
Untuk memenuhi kebutuhan perawatan kulit baru bagi orang-orang yang berjuang melawan jerawat, probiotik, calendula, dan bahan-bahan lain yang menjaga flora kulit serta memiliki efek anti-inflamasi dan menenangkan telah menjadi bintang yang sedang naik daun di tingkat kedua dan ketiga dalam pengendalian minyak dan penghilangan jerawat.
Waktu posting: 07-Des-2023






